News

Utomodeck Berpartisipasi dalam Pembangunan Pabrik Kereta Api Terbesar Se-Asia Tenggara di Banyuwangi

Workshop PT. INKA Sumber: Dokumentasi PT. Utomodeck Metal Works

utomodeck.com – PT. Industri Kereta Api (INKA) saat ini sedang melakukan pembangunan pabrik (workshop) di salah satu kota di Jawa Timur, Banyuwangi. Pembangunan pabrik ini sebagai tujuan untuk mendukung industri kereta api di tanah air. Pemilihan lokasi pabrik kereta api di Banyuwangi bukan tanpa alasan. Pabrik kedua ini berdekatan dengan Pelabuhan Ketapang dan Stasiun Banyuwangi Baru dan juga akan dilengkapi testing track sepanjang 4 kilometer.

PT. Utomodeck Metal Works ikut berpartisipasi dalam pembangunan pabrik Kereta Api direncanakan menjadi pabrik kereta api terbesar se-Asia Tenggara. Utomodeck memasang atap unggulannya pada bangunan pabrik kereta api dengan U-650. Sistem atap U 650 merupakan sistem atap tanpa baut dengan tinggi gelombang 100 mm yang sangat efektif diaplikasikan pada bangunan dengan derajat kemiringan atap kecil, sampai 2 derajat Menggunakan teknologi seaming pada overlap antar lembarannya sehingga tidak ada penggunaan baut yang melukai atap sama sekali dan mampu mengurangi resiko kebocoran pada overlap. Dapat diaplikasikan untuk bangunan dengan bentang sangat lebar. Panjang profil dapat menyesuaikan kebutuhan dan dapat diproduksi tanpa sambungan. Profil gelombang yang tinggi dapat mengalirkan genangan air hujan dengan lebih efektif Jarak gording pada sistem rangka dapat mencapai 3 meter, sehingga dapat menghemat biaya konstruksi.

Selain itu juga, atap ini menggunakan teknologi sistem insulasi yang berfungsi untuk meredam panas dan suara pada atap bangunan. Sistem insulasi yang digunakan untuk proyek pabrik INKA ini memiliki 4 tahap diantaranya, roofmesh, aluminium foil single side, rockwool dan fiber u-650 dengan lebar 925 mm. Utomodeck juga memasang Utomolite sebesar 1.5 mm.

Workshop PT. INKA Sumber: Dokumentasi PT. Utomodeck Metal Works

Utomolite merupakan fiberglass plastic reinforced berkualitas dan bergaransi yang dihasilkan dengan teknologi sistem oven curing sehingga menghasilkan atap fiberglass berkualitas. Utomolite dikembangkan secara khusus untuk tahan terhadap perubahan cuaca, sinar ultraviolet dan korosi akibat uap bahan kimia di pabrik dan lingkungan korosif lainnya. Berbeda dengan atap fiberglass konvensional pada umumnya, Utomolite dibuat dengan dua komposisi material pilihan yaitu polimer yang dikembangkan khusus hanya untuk aplikasi atap, mengandung anti UV dan glass reinforcement E Grade, ex USA. Pada kedua permukaannya juga dilindungi dengan plastik film 20 mikron berkualitas tinggi.

Pemilihan produk berkualitas dengan teknologi canggih dari PT. Utomodeck Metal Works didasarkan bahwa pembangunan pabrik ini dinilai sangat penting bagi Industri Kereta Api di Indonesia, selain di Madiun. Menteri Badan Usaha Milik Negara saat itu, Rini M Soemarno, pembangunan pabrik ditujukan untuk mendukung industri kereta api di Tanah Air, dan akan menjadi pabrik kedua INKA di Indonesia.

“Pembangunan pabrik kereta api milik PT INKA ini sangat penting. Sebab, daya tampung pabrik kereta api di Madiun sudah terlalu padat dan tidak mencukupi. Sedangkan, PT INKA baru saja mendapatkan pesanan gerbong dan lokomotif kereta api dari Laos.” Jelas Rini.

Pabrik kedua PT INKA (Persero) di Banyuwangi menempati lahan seluas 83,49 hektare. Untuk tahap pertama, pembangunan pabrik ini menelan dana mencapai Rp483 miliar dengan kontraktor PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Pabrik tersebut nantinya akan digunakan untuk pengembangan kapasitas produksi PT. Inka sebagai satu-satunya manufaktur sarana perkeretapian di Asia Tenggara. Pabrik nantinya juga akan memproduksi lokomotif dan dan gerbong yang memiliki orientasi untuk ekspor ke luar negeri. Saat ini pembangunan pabrik kedua INKA ini sudah mencapai 20%, PT. Utomodeck berencana akan menyelesaikan pemasangan atap tepat waktu yang diperkirakan selesai Agustus 2020.

Sumber: Warta Ekonomi, Tempo Bisnis, Situs Resmi INKA, Kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *